Abstrak

Interaksi antar protein yang diidentifikasi sering memberikan informasi tentang fungsi protein, banyak proses seluler dilakukan oleh protein kompleks stabil. Penelitian ini menggunakan tandem afinitas pemurnian untuk memproses 4.562 label protein dari beberapa ragi Saccharomyces cerevisiae. Setiap persiapan dianalisa oleh dua matriks menggunakan laser desorption/ionisasi spektrometri massa dan kromatografi cair untuk meningkatkan jangkauan dan akurasi. Mesin pembaca digunakan untuk mengintegrasikan spektrometri massa dan menetapkan skor peluang interaksi protein. 4.087 protein berbeda diidentifikasi sangat nyata oleh spektrometri massa dari 2.357 pemurnian sukses, data inti di set 7.123 terdiri dari protein-protein yang melibatkan 2.708 protein interaksi. Algoritma clustering Markov terorganisir menjadi 547 protein rata-rata 4,9 subunit per kompleks, sekitar setengah dari mereka absen dalam database MIPS, serta interaksi antara 429 tambahan pasang kompleks. Semua data tersedia online untuk membantu studi protein individu, fungsional genomik dan sistem biologi masa depan.

(baca selengkapnya)